BEIJING (ANTARA) – Dalam sehari Rabu, Taiwan melaporkan 57.216 kasus positif COVID-19 dan delapan kematian.

Taiwan Epidemic Command Center (CECC) merinci 57.216 kasus positif COVID-19, terdiri dari 57.188 kasus domestik dan 28 kasus impor.

Kasus baru harian di atas 50.000 terjadi untuk hari kedua berturut-turut, menurut kantor berita CNA yang dipantau ANTARA dari Beijing, China.

Delapan dari kematian Rabu terjadi pada orang berusia 60 hingga 90 tahun, lima di antaranya tidak memiliki akses ke vaksinasi.

Baca juga: Taiwan Tak Akan “Lockdown” Seperti Shanghai Meski Kasus COVID Melonjak

CECC juga melaporkan ada 60 kasus positif dengan gejala sedang dan sembilan dengan gejala berat.

Dari 1 Januari hingga 10 Mei 2022 di Taiwan terdapat 421.703 kasus domestik, di mana 748 diklasifikasikan sebagai infeksi sedang dan 146 infeksi berat.

Kota New Taipei mencatat kasus baru tertinggi pada Rabu dengan 19.620 kasus, disusul Kota Taoyuan (9.751), Kota Taipei (8.265), dan Kota Taichung (3.356).

Jika diakumulasikan sejak pandemi COVID-19 melanda pada awal 2020, maka di Taiwan ada 505.455 kasus, termasuk 493.410 kasus domestik, menurut CNA.

Selama ini pemerintah daerah belum mengambil kebijakan penguncian wilayah (kuncitara).

Baca juga: Taiwan Sebut Lockdown China COVID-19 ‘kejam’
Baca juga: Seperti Prediksi, Kasus COVID-19 di Taiwan Tembus 10.000 per hari

Reporter: M. Irfan Ilmie
Editor: Mulyo Sunyoto
HAK CIPTA © ANTARA 2022

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.