Jakarta (ANTARA) – Memasuki hari kedua perhelatan olahraga internasional Asia Tenggara alias SEA Games ke-31 di Vietnam, kontingen Indonesia masih tertatih-tatih di peringkat ketiga klasemen perolehan medali.

Hingga Jumat malam, tuan rumah Vietnam masih kokoh di puncak peringkat medali dengan 24 emas, 11 perak dan 18 perunggu. Indonesia berada di urutan ketiga di belakang Malaysia dengan tujuh emas, sembilan perak, dan dua perunggu. Tetangga Malaysia meraih 11 emas, lima perak dan 12 perunggu.

Medali emas Indonesia disumbangkan oleh atlet kickboxing putri Indonesia Diandra Ariesta Pieter dan Amanda La Loupatty yang berlaga di Bac Ninh Gymnasium, Vietnam.

Diandra tampil dominan atas atlet Filipina Cordero Gretel de Paz dan sukses meraih emas usai mencatatkan skor telak 3-0. Sementara itu, Amanda La Loupatty memenangkan babak final dari tendangan rendah -52kg putri atas wakil Filipina Decena Claudine Veloso juga dengan skor 3-0.

Baca juga: Klasemen SEA Games 2021: Dua Emas Pertahankan Indonesia di Posisi Ketiga

Pada pertandingan sebelumnya, Salmri Stendra Pattisamallo meraih perak di nomor kontak penuh 51kg putra. Medali tersebut melengkapi medali perunggu yang telah diraih Nadya Nakhoir di nomor kontak penuh -48kg, yang juga merupakan medali pertama bagi Indonesia di SEA Games Vietnam.

Dari arena dayung di Hai Phong Canoeing and Rowing Training Center, Vietnam, tim Indonesia berhasil menambah dua medali emas lagi. Kuartet dayung Ali Mardiansyah, Kakan Rusmana, Ihram, dan Ardi Isedi menyumbang emas dayung keempat setelah menyingkirkan Vietnam, Filipina, Thailand, dan Kamboja di babak final. Mereka unggul 6 detik dari tim tuan rumah Vietnam yang finis di urutan kedua dengan waktu 6 menit 34 detik.

Masih dari arena dayung, untuk kategori putri pada pasangan putri (M2-), Julianti Chelsea Corputty harus puas dengan perak setelah tertinggal 9 detik dari wakil Vietnam yang finis pertama dalam waktu 8 menit 11 detik.

Hal yang sama berlaku untuk scull quadruples wanita ringan. Melani Putri, Mutiara Rahma, Anggi Widiarti, dan Nurtang harus puas dengan perak, yang lagi-lagi harus kalah dari tim tuan rumah yang finis tercepat dengan waktu 7 menit 11 detik atau terpaut 7 detik.

Baca juga: Paddle Tambah Dua Emas SEA Games Hari Ini

Dengan hasil tersebut, tim dayung Indonesia saat ini memimpin klasemen perolehan medali cabang olahraga dayung SEA Games dengan koleksi empat medali emas dan empat perak. Merah Putih masih berpeluang menambah koleksi emas mereka di final final yang akan berlangsung Sabtu nanti.

Dari cabang wushu di Cau Giay Gymnasium, Hanoi, Vietnam, Indonesia harus puas dengan masing-masing satu medali perak dan satu perunggu yang dipersembahkan oleh Nandhira Mauriskha dari nomor Taolu Jian Shu Putri dan Seraf Naro Siregar dari Taolu Chang Quan Putra. peristiwa.

Nandhira meraih 9,67 poin, diapit oleh juara pertama Thuy Vi Duong dari Vietnam dengan 9,70 poin, dan juara ketiga Binh Dang Tieu yang juga dari tuan rumah dengan 9,66 poin. Sementara itu, Seraf Naro Siregar mencetak 9,69 poin, berselisih tipis dengan peraih peringkat pertama Su Wei Clement dari Malaysia dengan 9,70 poin dan Jowen Si Wei L yang juga meraih 9,70 poin.

Mulai bertarung

Sejumlah cabang olahraga yang baru mulai dipertandingkan di hari kedua SEA Games kali ini antara lain E-sports, tenis, dan bola voli.

Tim esports nasional Indonesia memulai pertarungannya dengan memulai pertandingan round robin tim Free Fire. Indonesia menurunkan dua tim yang masing-masing beranggotakan lima atlet yang diketuai Agus Suparman, dengan Muslih Wahyudi Rachman sebagai pelatih dan Ahmad Fadly Matsuroh sebagai analis.

Indonesia mengirimkan 38 atlet esports terbaik ke SEA Games Vietnam. Mereka akan bertanding dalam lima nomor pertandingan yaitu Mobile Legends (solo dan tim), Free Fire, FIFA Online dan Cross Fire. Pertarungan para atlet esports ini akan berlangsung hingga 22 Mei atau sehari sebelum penutupan SEA Games Vietnam.

Dari arena tenis, tim putra Indonesia akan menantang tuan rumah pada babak pembukaan tenis beregu putra SEA Games Vietnam di Bac Ninh, Vietnam. Vietnam yang berada di posisi unggulan kedua hanya mengandalkan single terbaik Asia Tenggara, peringkat 466 dunia, Noam Hoang Ly. Hal ini justru membuat Merah Putih sebagai non unggulan berpeluang besar untuk membuat kejutan.

Selanjutnya di Dai Yen Sports Arena, Quang Ninh, tim voli indoor putra membuka SEA Games Hanoi, dengan kemenangan mudah atas Myanmar dengan skor 3-0 (25-22, 25-17, 25-18) di Grup A .

Dengan kemenangan ini, Indonesia memimpin klasemen Grup A dengan tiga poin. Pada Minggu (15/5), Indonesia akan menghadapi Vietnam dan satu hari kemudian giliran Malaysia.

Untuk cabang olahraga ini, skuad Merah Putih hadir dengan status juara bertahan. Pada SEA Games 2019 Filipina edisi sebelumnya, Indonesia meraih medali emas setelah mengalahkan tuan rumah 3-0 di final (25-21, 27-25, 25-17).

Merajut harapan

Sementara itu, dari Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Timnas U-23 Indonesia sukses membungkam Filipina dengan skor telak 4-0 di lanjutan Grup A pertandingan sepak bola putra SEA Games 2021. Empat gol tercipta oleh Muhammad Ridwan, Rizky Ridho Ramadhani , Egy Maulana Vikri dan Marselino Ferdinand (penalti).

Bermain dengan formasi 4-2-1-3, trio Egy Maulana, Muhammad Ridwan dan Witan Sulaeman di lini depan tampak mendominasi pertandingan sejak peluit pertama dibunyikan wasit. Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Shin Tae-yong, sebelumnya menyatakan timnya harus memenangi dua laga terakhir Grup A melawan Filipina dan Myanmar tanpa memandang skor.

Dengan hasil ini, skuad Garuda memimpin klasemen sementara Grup A dengan enam poin dari tiga pertandingan. Poinnya sama dengan Myanmar, tapi Indonesia unggul selisih gol. Kemenangan atas Filipina dan Myanmar pada Minggu (15/5) sangat dibutuhkan untuk menjaga harapan Indonesia lolos ke semifinal.

Baca juga: Indonesia Hancurkan Filipina 4-0 Jaga Peluang Semifinal SEA Games

Baca juga: Suporter Ucapkan Selamat kepada Pelatih Shin Usai Cukur Timnas Filipina

Sedangkan untuk cabang bulutangkis unggulan, atlet muda Indonesia baru tiba di Vietnam hari ini. Tim yang beranggotakan 30 orang itu terdiri dari 20 atlet, tujuh pelatih, satu manajer, satu fisioterapis, dan satu tukang pijat.

Bulu tangkis akan dimulai pada 16-22 Mei di Gimnasium Bac Giang di Provinsi Bac Giang.

Indonesia menurunkan 20 pemain yang mayoritas masuk dalam skuad Asian Team Championships 2022 seperti Chico Aura Dwi Wardoyo, Christian Adinata, Yonathan Ramlie, Pramudya Kusumawardana, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Gregoria Mariska Tunjung, Putri Kusuma Wardani, Stephanie Widjaja, dan Saifi Rizka Nurhidayah.

Dari cabang olahraga ini, meski hanya menurunkan tim karena juara bulu tangkis berlaga di Piala Thomas dan Piala Uber di Bangkok, Thailand, targetnya adalah menjadi juara umum SEA Games Vietnam.

Redaktur: Teguh Handoko
HAK CIPTA © ANTARA 2022

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.