Abu Dhabi (ANTARA) – Kementerian Kepresidenan Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan kematian Presiden dan Penguasa Abu Dhabi, Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan pada Jumat (13/5).

Kementerian Urusan Kepresidenan menyampaikan belasungkawa kepada rakyat UEA atas meninggalnya Yang Mulia Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, presiden UEA. Semoga rakyat UEA diberi ketabahan dan kesabaran, demikian pernyataan Kementerian Urusan Kepresidenan Uni Emirat Arab (UEA).

Dikutip dari Kantor Berita Negara, Kantor Berita Emirates, masyarakat Uni Emirat Arab diminta mengibarkan bendera setengah tiang selama empat puluh hari sebagai tanda berkabung. Pengibaran bendera setengah tiang dimulai pada Jumat (13/5).

Kementerian Urusan Kepresidenan juga mengumumkan bahwa pekerjaan akan ditangguhkan di semua kementerian, departemen, dan entitas federal, lokal dan swasta selama tiga hari.

Khalifa bin Zayed Al Nahyan telah menjabat sebagai Presiden UEA dan Penguasa Abu Dhabi sejak 3 November 2004.

Ia terpilih untuk menggantikan ayahnya, Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, yang menjabat sebagai presiden pertama UEA sejak persatuan pada tahun 1971 hingga kematiannya pada 2 November 2004.

Sumber: Kantor Berita Emirates

Baca juga: Presiden Uni Emirat Arab Stabil Pasca Stroke

Baca juga: Pengawas HAM PBB Minta UEA Buktikan Putri Penguasa Dubai Masih Hidup

Penerjemah: Azis Kurmala
Editor: Atman Ahdiat
HAK CIPTA © ANTARA 2022

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.