Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Olahraga Roller Skate Seluruh Indonesia (PB Perserosi) Sandra Erawanto mengatakan akan memperketat aturan latihan di jalan raya.

Olahraga sepatu roda menjadi sorotan mengingat viralnya video saat sejumlah atlet berlatih di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (8/5). Sandra menyayangkan tindakan tersebut dan telah meminta klarifikasi kepada Dinas Pemprov DKI Jakarta.

“Ada dua hal yang kami soroti dari peristiwa tersebut. Pertama, adanya kelalaian dan kurangnya persiapan serta prosedur yang dilakukan dan telah diklarifikasi oleh Perusahaan DKI Jakarta, dalam kasus Pak Muhammad Sal selaku ketua umum,” Sandra kepada ANTARA, Rabu.

Kedua, mahasiswa doktoral Universiti Kuala Lumpur Malaysia itu melanjutkan, memang benar beberapa yang berlatih di jalan adalah atlet peraih emas PON Papua asal DKI yang sedang dipersiapkan untuk menjalani pemusatan latihan nasional Asian Games 2022 di Hangzhou. , Cina.

Ia juga mengatakan berdasarkan klarifikasi dari Perserosi DKI, para atlet tersebut berlatih karena arena resmi di Jakarta International Roller Track Arena (JIRTA) masih ditutup dan baru dibuka pada Senin (9/5). Sebelumnya, Perserosi DKI secara terbuka meminta maaf atas kejadian tersebut.

“Kemarin ada latihan maraton 42km. Namun, teman-teman di DKI mengaku ada kesalahan proses latihan harus ada pengawalan baik di depan maupun di belakang rombongan atlet,” ujarnya.

Baca Juga: Polda Metro Tegur Koordinator Kelompok Roller Skating di Jalan Tol

Sandra mengatakan, kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi para pegiat sepatu roda yang harus berbagi jalan dengan pengguna lain.

“Kalau ada peruntukan formal jalan khusus dan sebagainya harus tertulis agar ada kawasan khusus, rambu khusus, dan pengamanan khusus,” ujarnya, karena biasanya pelatihan di jalan raya itu dilakukan, khususnya untuk roller skater spesialis maraton, tetapi dengan ketentuan tertentu. dan prosedur khusus.

Widyaiswara dari Kementerian Sekretariat Negara RI juga mengungkapkan, di Eropa, seperti Jerman dan Belanda, atlet maraton biasanya berlatih di jalan.

“Anak-anak yang berlatih kemarin adalah pahlawan Indonesia di dunia internasional yang mengangkat Merah Putih. Beberapa di antaranya juara internasional. Itu rekor penting dan harus dikawal saat latihan,” kata Sandra.

Sandra mengambil sisi baik dari kejadian tersebut. Ia meyakini, pemerintah khususnya Pemprov DKI akan lebih memperhatikan penyediaan lintasan khusus sepatu roda maraton yang dipraktikkan di jalan raya.

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak atlet potensial di bawah naungan Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan banyak arena latihan atlet untuk menunjang prestasi.

“Kami berharap hal negatif tersebut tentunya tidak terjadi lagi dan kami juga berharap jalur sepeda bisa digunakan untuk sepatu roda karena di negara lain juga demikian. Kami mengharapkan dukungan dari pemerintah untuk memberikan ruang bagi Perusahaan, termasuk pengurus kami di wilayah untuk membantu menggunakan lokasi,” pungkasnya.

Baca juga: Perusahaan DKI Jakarta minta maaf karena berlatih sepatu roda di jalan raya

Reporter: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
HAK CIPTA © ANTARA 2022

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.