Jakarta (ANTARA) – Bugatti mengatakan butuh waktu hingga 16 minggu untuk mengembangkan interior model ultra-premium Bugatti Centodieci.

Dikutip dari Hindustan Times, Minggu, interior mewah Bugatti Centodieci telah dibuat dan dijahit dengan tangan.

Bugatti Centodieci adalah interpretasi ulang dari salah satu model paling populer dari merek Prancis, EB 110, yang terakhir kali diperkenalkan pada tahun 1991 dan dianggap sebagai salah satu mobil paling menonjol dan tercepat pada masanya.

Oleh karena itu, interpretasi ulang berlanjut ke interior Bugatti Centodieci, karena pembuat mobil premium telah menggunakan kulit, karbon, dan aluminium berkualitas tinggi dengan desain modern.

Bugatti telah mengembangkan bentuk, suku cadang, dan pengerjaan hampir dari awal dalam waktu kurang dari setahun untuk model baru ini.

Elemen kunci interior Centodieci telah disesuaikan oleh merek, termasuk sandaran tangan, panel pintu, lapisan terowongan, trim ambang pintu, penutup atap, alas lantai, panel belakang, dan kursi.

Untuk jok mobil, Bugatti tetap mempertahankan jok sport sebagai struktur dasar, tetapi pengembang menciptakan permukaan baru dengan tampilan dan nuansa baru untuk Centodieci.

Insinyur pengembangan interior di Bugatti, yang bertanggung jawab atas interior Centodieci, Dirk Buhre, mengatakan joknya terasa berbeda tapi familiar.

Logo di sandaran kepala, yang bisa berupa logo EB atau apa pun yang diinginkan pelanggan, membutuhkan waktu lebih dari empat hari untuk dikerjakan karena merupakan embossing berkualitas tinggi.

Bugatti Centodieci hadir dengan mesin 8.0 liter W16 quad-turbo yang menghasilkan 1.600 hp. Supercar ini mampu mencapai 100 km/jam dalam 2,4 detik, diikuti 200 km/jam dalam 6,1 detik, dan 300 km/jam dalam 13,1 detik.

Ada juga top speed yang dibatasi secara elektronik hingga 380 km/jam. Hanya ada 10 unit Centodieci yang masing-masing dibanderol dengan harga 8 juta euro. Mobil ini sudah diproduksi dan sudah habis terjual. Pengiriman unit akan dimulai dalam beberapa minggu.

Baca juga: Satu Bugatti Chiron Harus Direcall Karena Masalah Sekrup

Baca juga: Bugatti Chiron Masuk Tahap Akhir Produksi

Baca juga: Bugatti Rimac Terbentuk, Siap Jadi Pelopor Hypercar Listrik

reporter:
Redaktur: Ida Nurcahyani
Hak Cipta © ANTARA 2022

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.